PENYAKIT
MAAG DAN CARA PENGOBATANNYA
Tugas Karya Ilmiah
untuk
memenuhi tugas makalah Bahasa
Indonesia
NIM
: 31132639 J
DIII ANALIS KESEHATAN
FAKULTAS
ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS
SETIA BUDI SURAKARTA
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami
panjatkan ke hadirat Allah Yang Maha Esa, karena dengan pertolonganNya kami
dapat menyelesaiakan karya ilmiah yang berjudul Penyakit Maag dan Cara
Pengobatannya.
Meskipun banyak
rintangan dan hambatan yang kami alami dalam proses pengerjaannya, tapi kami
berhasil menyelesaikannya dengan baik.
Tak lupa kami mengucapkan terimakasih kepada:
2. Terima
kasih kepada semua pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung.
Tentunya ada
hal-hal yang ingin kami berikan kepada masyarakat dari hasil karya ilmiah ini.
Karena itu kami berharap semoga karya ilmiah ini dapat menjadi sesuatu yang
berguna bagi kita bersama.
Surakarta, 17 Mei 2014
Penulis
Teja
Kusuma
DAFTAR ISI
SAMPUL.............................................................................................................. i
KATA
PENGANTAR.......................................................................................... ii
DAFTAR
ISI........................................................................................................ iii
BAB
I PENDAHULUAN................................................................................... 1
A.
Latar Belakang..................................................................................... 1
B.
Rumusan Masalah................................................................................. 2
C.
Tujuan Masalah..................................................................................... 2
D.
Manfaat................................................................................................ 2
BAB
II PEMBAHASAN..................................................................................... 4
A.
Pengertian Penyakit Maag.................................................................... 4
B.
Gejala dan Penyebab Penyakit Maag................................................... 5
C.
Bahaya Penyebab Penyakit Maag........................................................ 6
D.
Cara Mengobati Penyakit Maag........................................................... 6
E.
Lidah Buaya......................................................................................... 7
1.
Kandungan Zat Aktif Lidah Buaya................................................ 8
2.
Proses Kerja Lidah Buaya pada Lambung...................................... 9
BAB
III PENUTUP............................................................................................. 12
A.
Simpulan............................................................................................... 12
B.
Saran..................................................................................................... 12
DAFTAR
PUSTAKA........................................................................................... 13
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Pada umumnya masyarakat
hanya mengetahui tentang gejala penyakit dan hanya mengandalkan obat kimia
untuk mengobatinya tanpa mengetahui penyebab dan pencegahannya. Makalah ini
mengutamakan pada penjelasan lebih jelas mengenai penyakit maag dan asal usul
datanganya penyakit maag. Agar masyarakat dapat menangani cara pencegahan serta
cara mengobatinya dengan benar. Karena terkadang mayarakat sering menyepelekan
tentang penyakit yang satu ini.
Kebanyakan memang di sebabkan karena makan yang tidak teratur, tetapi meskipun masyarakat sudah tahu salah satu penyebab terjadinya maag, ternyata dalam kehidupan nyata masyarakat malah sering meninggalkan yang namanya makan. Ketika penyakit maag itu datang masyarakat baru menyadari betapa pentingnya yang namanya makan secara teratur.
Kebanyakan memang di sebabkan karena makan yang tidak teratur, tetapi meskipun masyarakat sudah tahu salah satu penyebab terjadinya maag, ternyata dalam kehidupan nyata masyarakat malah sering meninggalkan yang namanya makan. Ketika penyakit maag itu datang masyarakat baru menyadari betapa pentingnya yang namanya makan secara teratur.
Makalah ini juga
membahas tentang pencegahan bagi yang tidak terkena dan penyembuhan bagi yang
terkena serta menjaga supaya tidak menjadi lebih parah lagi. Karena biasanya
masyarakat bila sudah sembuh akan meniggalkan lagi yang namanya pola hidup
sehat dan nanti jika terkena maag lagi itu lebih parah dari yang sebelumnya.
Oleh karena itu di harapkan dengan ini paling tidak mengurangi masyarakat yang
terkena penyakit maag terlebih lagi bisa tidak terkena penyakit maag.
B.
Rumusan
Masalah
1.
Apa penyebab utama penyakit
maag?
2.
Berapa jenis penyakit
maag dan bahayanya?
3.
Bagaimana cara mencegah
penyakit maag?
4.
Bagaimana cara
mengobati penyakit maag?
5.
Bagaimana mengobati
dengan lidah buaya ?
C.
Tujuan
1.
Untuk mengetahui penyebab
utama penyakit maag.
2.
Untuk mengetahui apa
saja jenis penyakit maag dan bahayanya.
3.
Untuk mengetahui cara
pencegahan.
4.
Untuk mengetahui cara
mengobati penyakit maag.
5.
Untuk mengetahui lidah
buaya bisa mengobati penyakit maag.
D.
Manfaat
Dalam pembahasan
ini, mempunyai manfaat yang ditujukan pada tiga aspek. Pertama bagi penulis,
yaitu selain bisa menulis penyebab dan cara mengobati juga diharapkan bisa
merubah pola hidup yang sehat, kedua bagi pembaca yang mempunyai dan tidak mempunyai
penyakit maag. Jika mempunyai penyakit maag, diharapkan berhati – hati dalam
pola makan serta mengikuti pola hidup yang baik dan sehat. Bagi yang tidak
mempunyai supaya waspada agar tidak terkena penyakit maag, dan ketiga bagi
kemajuan IPTEK diharapkan dapat menyebarkan luaskan pada masyarakat dengan
berbagai alat komunikasi tentang bagaimana bahaya penyakit maag, cara
pengobatan dan mencegah penyakit maag, secara cepat dan tepat.
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Penyakit Maag
Gastrilis
atau penyakit maag adalah cedera pada lapisan mukosa lambung, paling umunm
terjadinya sakit maag adalah infeksi bakteri Helicobachter Pylori.
Pernyataan ini sesuai dengan definisi yang dikemukakan oleh Hadi
(1999:181) gastritis adalah suatu peradangan pada dinding gaster terutama pada lapisan mukosa gaster.
Penyakit maag
pada dasarnya dibagi menjadi dua maag akut dan maag kronis. Penyakit maag itu
sendiri, bukan merupakan penyakit tunggal. Penyakit maag muncul akibat dari
beberapa kondisi kesehatan yang buruk. Bakteri yang juga dikenal sebagai
bakteri yang dapat menyebabkan borok (ulcer)
pada lambung. Penyakit maag yang disebabkan oleh bakteri ini dikategorikan
sebagai penyakit maag kronis. Perlu di ketahui, infeksi yang disebabkan oleh
bakteri Helicobacter pylori bisa
sangat membahayakan. Pengobatan penyakit maag kronis sama sekali tidak bisa
dianggap enteng karena dapat meningkatkan resiko terkena kanker lambung (
Rizkiana, 2010 ).
Selain penyakit
maag kronis, penyakit maag yang paling banyak dijumpai di masyarakat adalah penyakit maag akut. Menurut
para peneliti penyebab penyakit maag akut rata-rata disebabkan oleh stress,
pemakaian zat-zat kimia tertentu, konsumsi minuman keras, serta kebiasaan
menyantap makanan yang terlalu pedas atau kelewat asam. Ketika seseorang
mengalami stress, akan timbul perangsangan saraf simpatis NV atau Nervus vagus, yang serta merta akan meningkatkan produksi
asam klorida (HCl) di dalam lambung. Tingginya produksi asam klorida di dalam lambung akan mengakibatkan rasa
mual, muntah-muntah dan juga anoreksia
( Tere, 2012 ). Penyakit maag akut dapat diobati dengan mudah asalkan
benar-benar bersedia merubah gaya hidup menjadi lebih baik dan lebih sehat.
B.
Gejala
dan Penyebab Penyakit Maag
Beberapa gejala
yang lazim didapati pada penderita penyakit maag adalah sebagai berikut: nyeri
atau rasa seperti terbakar pada perut, perut terasa kembung dan terus menerus
bersendawa, mual dan muntah-muntah, kehilangan selera makan, cegukan, diare.
Adapun penyebab dari timbulnya
penyakit maag antara lain adalah:
1. Efek
dari pemakaian obat-obatan tertentu secara terus-menerus (aspirin, ibuprofen,
naproxen).
2. Pemakaian
zat-zat kimia seperti kokain dan mengonsumsi alcohol.
3. Radiasi
atau kemoterapi.
4. Meningkatnya
cairan asam lambung.
5. Terlalu
banyak makan atau terlalu banyak mengkonsumsi makanan panas dan pedas.
6. Merokok
(penggunaan tembakau).
7. Kopi
dan minuman lain yang mengandung kafein.
8. Kecemasan
dan tingkat stress yang tinggi ( Rizkiana, 2010 ).
C.
Bahaya
Penyakit Maag
Bahaya Penyakit
Maag adalah bisa menimpulkan gejala kanker lambung. Karena itu jika menderita penyakit
maag, jangan dibiarkan sebab penyakit maag bisa menjadi parah dan menimpulkan
penyakit lainnya. Penyakit maag merupakan kondisi yang sangat mengganggu
aktivitas dan bila tidak ditangani dengan tepat, dapat berakibat fatal. Sakit
maag juga paling banyak dialami oleh mereka yang masih dalam usia produktif.
Karena itu penyakit ini tidak pandang usia, ( Rizkiana, 2010 ).
Terlambat makan,
menyebabkan tubuh kurang pasokan energi. Tubuh membutuhkan energi untuk
melakukan aktivitas sehari-hari. Cadangan energi tubuh akan diserap sehingga
kelelahan lebih cepat, dan terasa lebih berat. Penelitian yang dilakukan di
Indonesia dan juga luar negeri menunjukkan bahwa keluhan penyakit maag
fungsional paling banyak ditemui, yaitu mencapai 70-80 persen dari seluruh
kasus ( Rizkiana, 2010 ).
Menjaga
kesehatan lambung bukan saja untuk menghindari bahaya penyakit maag, tetapi
merupakan investasi jangka panjang terutama menghindari kanker lambung.
Pencegahan ini bisa dilakukan dengan memulai pola makan yang sehat.
D.
Cara
Mengobati Penyakit Maag
Cara-cara mudah
untuk mengobati penyakit maag dapat dilakukan dengan:
1. Mengikuti
diet khusus untuk penderita penyakit maag
2. Meminum
obat yang dianjurkan secara teratur sampai benar-benar sembuh dan terbebas dari
penyakit maag
3. Meminum
obat yang dianjurkan secara teratur sampai benar-benar sembuh dan terbebas dari
penyakit maag
4. Makanlah
makanan yang sehat dan tidak terlalu berat dengan bumbu atau rempah. Contohnya
roti panggang, sampai anda benar- benar sembuh
5. Kurangi
porsi makanan yang anda santap. Makanlah dalam posi kecil setiap kalinya.
6. Hindari
makanan yang terlalu pedas untuk sementara waktu, atau buah-buahan dengan kadar
asam tinggi seperti anggur.
7. Jauhi
minuman yang mengandung alcohol, kafein, soda dan kola.
8. Jangan
makan secara berlebih-lebihan atau melewatkan waktu makan. Makanlah dengan
teratur di waktu-waktu yang tepat.
9. Istirahat
yang cukup, hindari stress dan syukuri hidup ( Tere, 2012 )
E.
Lidah
Buaya
Lidah buaya atau
aloe vera termasuk suku liliaceae, konon berasal dari kepulauan
disebelah barat Afrika, hal tersebut terungkap dari catatan “Papyrus Ebers” atau pada “Egyption Book of
Remidies” di dalam buku itu dikisahkan
bahwa pada jaman Cleopatra,
lidah buaya dimanfaatkan untuk bahan baku kosmetika dan pelembab kulit ( Yuliana,
2013 ).
Sekilas lidah
buaya atau aloe vera hanya merupakan
tanaman hias yang banyak memenuhi pot di rumah-rumah, tetapi ternyata lidah
buaya merupakan tanaman yang memiliki banyak kandungan zat bermanfaat untuk
menyembuhkan berbagai penyakit. Menurut Purbaya (2003) saat ini sudah banyak
lidah buaya digunakan untuk mengobati diabetes melitus, sembelit, radang
tenggorokan, menurunkan kadar kolesterol yang tinggi, disentri, beri-beri,
anemia, bisul, tumor, dan lainnya. Akan tetapi belum banyak orang yang
menggunakan lidah buaya sebagai obat penyakit maag.
Aloe
vera atau yang disebut lidah buaya adalah
tanaman yang dikenal untuk mengurangi peradangan dan umumnya digunakan untuk
mengobati luka bakar dan luka kulit lainnya. Ini menghasilkan gel obat dari
dalam, berdaging kaktus seperti daun dan lateks kuning ditemukan di bawah
kulit. Ini dapat dimasukkan ke dalam bentuk kapsul, bubuk, gel, krim atau
minuman. Cukup ada bukti lidah buaya oral untuk dianggap sebagai ukuran
pengobatan yang efektif untuk gastrilis.
Karena kandungan zat aktif dan enzim inilah maka sifat gel ini sangat sensitif
terhadap suhu, udara dan cahaya, serta sangat mudah teroksidasi gel akan mudah
berubah warna menjadi kuning hingga coklat (Furnawanthi, 2002).
1.
Kandungan
Zat Aktif Lidah Buaya (Aloe vera)
Lidah buaya
memiliki beberapa kandungan dan kegunaan yaitu
NO
|
ZAT
|
KEGUNAAN
|
1.
|
Lignin
|
-
Mempunyai kemampuan penyerapan yang
tinggi, sehingga memudahkan peresapan gel ke kulit
|
2.
|
Saponin
|
-
Mempunyai kemampuan membersihkan dan
bersifat antiseptic
-
Bahan pencuci yang sangat baik
|
3.
|
Vitamin B1, B2, Niacinamida, B6,
Cholin, Asam Folat
|
-
Bahan penting untuk menjalankan fungsi
tubuh secara normal
|
NO
|
ZAT
|
KEGUNAAN
|
4.
|
Enzim oksidase, amilase, katalase,
lifase, protease
|
-
Mengatur proses-proses kimia dalam
tubuh
-
Menyembuhkan luka dalam dan luar
|
5.
|
Monosakarida, polisakarida, selulosa,
glukosa, mannose, aldopentosa, rhamnosa
|
-
Bahan laktasatif
-
Penghilang rasa sakit, mengurangi
racun,
-
Senyawa antibakteri
-
Mempunyai kandungan antibiotik
|
6.
|
Komplek Anthraquinone aloin,
Barbaloin, Iso-barbaloin,
Anthranol, Aloe emodin,
Anthrancene, Aloetic acid,
Ester Asam Sinamat, Asam Krisophanat,
Eteral oil,
|
-
Resistanol
-
Bahan laktasatif
-
Penghilang rasa sakit, mengurangi
racun
-
Senyawa antibakteri
-
Mempunyai kandungan antibiotik
|
( Furnawanthi, 2002)
2.
Proses
Kerja Lidah Buaya dalam Lambung
Bukti perintis
menunjukkan bahwa manfaat dari mengambil 25 sampai 50 ml gel lidah buaya dua
kali per hari dan menunjukkan pengurangan sakit maag. Tahun 2004 hewan
penelitian yang diterbitkan dalam "Journal
of Ethnopharmacology" ditemukan lidah buaya dapat menghambat sekresi
asam lambung dan melindungi lambung terhadap lesi mukosa ( Yusuf, 2004 ).
Sebuah
studi tahun 2006 diterbitkan dalam "World Journal of
Gastroenterology" menemukan bahwa lidah buaya benar-benar bisa
membantu penyembuhan penyakit maag ( Eamlamnam, 2006 ). Temuan ini memberikan
kesempatan untuk penelitian lebih lanjut dan kemungkinan pengobatan sakit maag
menggunakan produk berasal dari lidah buaya. Karena lidah buaya yang bersifat pahit,
maka dianjurkan untuk mengolahnya menjadi minuman yang lebih menarik dan mudah
untuk di konsumsi seperti jus.
Aloe vera
mengandung penyembuhan alami dan efek antibakteri yang memberikan penyembuhan
bagi penyakit maag. Lapisan perut dan area lain dari saluran pencernaan terdiri
dari sel-sel epitel yang jauh seperti sel-sel kulit. Jus lidah buaya maka dapat
membantu mengurangi peradangan dan iritasi untuk mengobati sakit maag. Sifat
menenangkan membantu meringankan rasa sakit dan iritasi, sedangkan efek
antibakteri yang menargetkan ulkus-inducing
bakteri H. pylori. "The British Journal of General
Practice" melaporkan bahwa beberapa studi penelitian telah menunjukkan
efektivitas lidah buaya untuk mengobati sakit maag. Jus lidah buaya mengandung pulp dan digunakan untuk penggunaan internal,
laporan sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2007 dalam "Journal of Environmental Science and
Healty." Sama seperti lidah buaya memudahkan peradangan dan kecepatan
penyembuhan pada tubuh, menelan sebagai tonik kesehatan dapat membantu
meringankan luka dan peradangan pada lambung dan saluran pencernaan. Hanya
lidah buaya diproduksi untuk penggunaan internal harus dikonsumsi ( Beland, 2007
).
Berikut adalah
cara mengolah lidah buaya agar menjadi jus yang enak untuk dinikmati, sekaligus
akan bermanfaat bagi kesehatan tubuh :
a. Bahan
– bahan :
1) Lidah
Buaya ukuran besar 2 batang
2) Daun
Pandan 1 lembar
3) Air
secukupnya
4) Madu
Lebah (Randu) secukupnya
b. Cara
mengolah lidah buaya
1) Cuci
bersih lidah buaya. Lepaskan kulit lidah buaya, ambil dagingnya. Lalu, potong
sesuai selera.
2) Cuci
hingga bersih (tidak berlendir) dan tiriskan.
3) Untuk
menghilangkan bau lidah buaya yang tak sedap dan mengecilkan pori-pori lidah
buaya agar tidak hancur, ambil daun pandan dan masak bersama air. Setelah
masak, angkat dan diamkan sekitar 2 menit. Masukkan potongan lidah buaya dan
aduk hingga merata.
4) Diamkan
selama 5 menit. Lalu, tiriskan dan pisahkan air daun pandan dan lidah buaya.
Masukkan dalam toples berbeda. Simpan dalam lemari es.
c. Cara
membuat jus
Ambil lidah
buaya yang sudah diolah sesuai selera ke dalam gelas. Masukan air daun pandan,
madu randu dan es batu ke dalam blender hingga berbusa. Lalu, campurkan ke
dalam gelas yang telah berisi lidah buaya ( Yuliana, 2013 ).
BAB
III
PENUTUP
A.
Simpulan
Secara
keseluruhan, penyakit maag dapat disimpulkan sebagai penyakit umum yang
tergolong ringan namun bisa sangat mengganggu para penderitanya. Tetapi kita
tidak perlu terlalu khawatir . Penyakit maag dapat dengan mudah disembuhkan
dengan pengobatan yang juga relatif sederhana. Akan tetapi, tetap saja yang
paling baik adalah mencegah. Makan dan minum-minuman yang sehat dan menjauhi
makanan sampah, tidur yang cukup dan berkualitas, serta berolahraga dengan
teratur akan menjauhkan dan melindungi anda dari penyakit maag .
B.
Saran
Berikut ini
beberapa saran yang bisa disampaikan. Cara-cara mudah untuk mengobati penyakit
maag dapat dilakukan dengan:
1. Mengikuti
diet khusus untuk penderita penyakit maag
2. Meminum
obat yang dianjurkan secara teratur sampai benar-benar sembuh dan terbebas dari
penyakit maag
3. Makanlah
makanan yang sehat dan tidak terlalu berat dengan bumbu atau rempah. Contohnya
roti panggang, sampai anda benar- benar sembuh
4. Kurangi
porsi makanan yang anda santap. Makanlah dalam posi kecil setiap kalinya.
5. Hindari
makanan yang terlalu pedas untuk sementara waktu, atau buah-buahan dengan kadar
asam tinggi seperti anggur.
6. Jauhi
minuman yang mengandung alkohol dan kafein, begitu pula soda dan kola.
DAFTAR
PUSTAKA
Beland,
F. 2007. “Journal of Environmental
Science and Healty “ : Evaluasi Sifat Biologi dan Toksikologi dari
Barbadensis Aloe (Miller), Aloe Vera.
http://www.livestrong.com/article/495917-aloe-vera-juice-for-a-stomach-ulcer/#ixzz2H6SwNN1G
Acessed 19 Juli 2011.
Eamlamnam,
K. 2006. “World Journal of
Gastroenterology” : Pengaruh Aloe Vera dan Sukralfat pada Perubahan
Microcirculatory Lambung, Tingkat Sitokin dan Penyembuhan Ulkus Lambung Tikus.
http://www.livestrong.com/article/524231-aloe-vera-for-stomach-ulcers/#ixzz2H6Rc6aOr
Accesed 23 Agustus 2011.
Furnawanthi,
I. 2004. Manfaat dan Khasiat Lidah Buaya Si Tanaman Ajaib. Jakarta. Agro Media
Pustaka.
Hadi, Sujono, 1999, “Gastroenterology”, Jakarta, Penerbit
Alumni.
http://karodalnet.blogspot.com/2011/11/cara-mengolah-lidah-buaya-menjadi-jus.html
Accesed 11 November 2011.
Purbaya
J.R. 2003. “Mengenal & Memanfaatkan Khasiat Aloe Vera“. Bandung.CV.
Pionerjaya.
Rizkiana,
Aini. 2010 “ Penyakit Maag “ http://siiaynee.blogspot.com/2012/05/makalah-penyakit-maag.html
(28 September 2013, 12.26)
Tere, Avril Lavigne Ismia “ Penyakit
Maag “.
Http://Avrillavigneismiatere.blogspot.com/2012/makalah-penyakit-maag.html?=1
Yuliana, Eka “ Jus Lidah Buaya untuk
Penyakit Maag “.
http://ulala-ulili.blogspot.com/2013/02/jus-lidah-buaya-untuk-penyakit-maag.html
Yusuf,
S. 2004. “Journal of Ethnopharmacology”
: Pengaruh Aloe Vera A. Berger (Liliaceae) pada Sekresi Asam Lambung dan Cedera
mukosa lambung akut pada Tikus.
http://www.livestrong.com/article/524231-aloe-vera-for-stomach-ulcers/#ixzz2H6Rc6aOr
Accesed 23 Agustus 2011

Tidak ada komentar:
Posting Komentar